Web Toolbar by Bobby

Sabtu, 27 November 2010

MAKALAH FLOWCHART

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Umum

Ada banyak tahapan saat seorang programmer merancang program. Salah satu yang paling penting adalah tahap perancangan program. Tahapan ini dikatakan sebagai tahapan yang paling penting karena pada tahapan ini dasar dari program akan dibuat (rancangan program).

Untuk membuat rancangan program tersebut programmer menggunakan alat bantu,yakni flowchart. Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program. Flowchart biasanya mempermudah penyelesaian suatu masalah khususnya masalah yang perlu dipelajari dan dievaluasi lebih lanjut.

Bagi kita yang notabenenya sebagai calon programmer, mungkin masih ada yang belum memahami benar tentang apa itu flowchart dan simbol-simbolnya. Maka pada makalah ini kami, penulis ingin membrikan sedikit penjelasan mengenai apa itu flowchart.

1.2 Maksud dan Tujuan

Maksud dari penyusunan makalah ini adalah sebagai sarana pemenuhan tugas mata kuliah pemrograman terstruktur. Dan diharapkan makalah ini juga dapat dipakai sebagai bahan tambahan pengetahuan tentang “ANALISA STRUKTUR PROGRAM” untuk para pembaca pada umumnya dan untuk penulis sendiri pada khususnya. Sehingga pada saat diminta merancang sebuah program, kita dapat merancangnya dengan tepat.

1.3 Metode Pengumpulan Data

Dalam penyusunan makalah ini, penulis hanya menggunakan satu metode, yakni metode studi pustaka. Adapun arti dari studi pustaka itu sendiri adalah metode pngumpulan data dengan cara membaca buku-buku atau literature lainnya dari perpustakaan atau sumber lain. ( Gorys Keeraf,1993;166).

1.4 Ruang Lingkup

Agar masalah yang dibahas tidak melebar, disini penulis membatasi penulisan makalah ini sekitar flowchart, khususnya mengenai gambaran singkat tentang flowchart, sibol-simbol dan kegunaanya.

1.5 Sistematika Penulisan

BAB I. Pendahuluan

Berisi tentang umum, maksud dan tujuan, metode pengumpulan data, ruang lingkup, sistematika penulisan.

BAB II. Analisa Sistem Berjalan

Berisi tentang pengertian flowchart, aturan – aturan dalam pembuatan flowchart, jenis – jenis flowchart, pengertian dan contoh dari jenis – jenis flowchart tersebut, serta simbol – simbol yang terdapat pada flowchart.

BAB III. Penutup

Berisi tentang kesimpulan yang disimpulkan kelompok.

BAB II
FLOWCHART

2.1 Sekilas Pandang Mengenai Flowchart

Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program. Flowchart menolong analis dan programmer untuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian. Flowchart biasanya mempermudah penyelesaian suatu masalah khususnya masalah yang perlu dipelajari dan dievaluasi lebih lanjut.

Dalam pembuatan flowchart ada aturan-aturan tertentu yang digunakan secara umum. Adapun aturan-aturan tersebut adalah :

  1. Flowchart digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri ke

kanan.

  1. Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan

definisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya.

3. Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas.

4. Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan

deskripsi kata kerja, misalkan MENGHITUNG LUAS PERSEGI

PANJANG

5. Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.

6. Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harus ditelusuri dengan hati-hati. Percabangan-percabangan yang memotong aktivitas yang sedang digambarkan tidak perlu digambarkan pada flowchart yang sama. Simbol konektor harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan dengan sistem.

7. Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.

Saat ini ada 5 jenis flowchart. Jenis-jenis flowchart tersebut adalah :

  1. Flowchart Sistem (System Flowchart)
  2. Flowchart Paperwork / Flowchart Dokumen (Document Flowchart)
  3. Flowchart Skematik (Schematic Flowchart)
  4. Flowchart Program (Program Flowchart)
  5. Flowchart Proses (Process Flowchart)
  1. 1. FLOWCHART SISTEM

Flowchart Sistem merupakan bagan yang menunjukkan alur kerja atau apa yang sedang dikerjakan di dalam sistem secara keseluruhan dan menjelaskan urutan dari prosedur-prosedur yang ada di dalam sistem. Dengan kata lain, flowchart ini merupakan deskripsi secara grafik dari urutan prosedur-prosedur yang terkombinasi yang membentuk suatu sistem. Flowchart Sistem terdiri dari data yang mengalir melalui sistem dan proses yang mentransformasikan data itu. Data dan proses dalam flowchart sistem dapat digambarkan secara online (dihubungkan langsung dengan komputer) atau offline (tidak dihubungkan langsung dengan komputer, misalnya mesin tik, cash register atau kalkulator).

Contoh sederhana untuk flowchart sistem dapat dilihat pada gambar berikut ini :

  1. 2. FLOWCHART PAPERWORK / FLOWCHART DOKUMEN

Flowchart Paperwork menelusuri alur dari data yang ditulis melalui sistem. Flowchart Paperwork sering disebut juga dengan Flowchart Dokumen. Kegunaan utamanya adalah untuk menelusuri alur form dan laporan sistem dari satu bagian ke bagian lain baik bagaimana alur form dan laporan diproses, dicatat dan disimpan. Gambar berikutmenggambarkan suatu contoh flowchart ini mengenai alur pembuatan kartu anggota untuk suatu perpustakaan

.

  1. 3. FLOWCHART SKEMATIK

Flowchart Skematik mirip dengan Flowchart Sistem yang menggambarkan suatu sistem atau prosedur. Flowchart Skematik ini bukan hanya menggunakan simbol-simbol flowchart standar, tetapi juga menggunakan gambar-gambar komputer, peripheral, form-form atau peralatan lain yang digunakan dalam sistem. Flowchart Skematik digunakan sebagai alat komunikasi antara analis sistem dengan seseorang yang tidak familiar dengan simbol-simbol flowchart yang konvensional. Pemakaian gambar sebagai ganti dari simbol-simbol flowchart akan menghemat waktu yang dibutuhkan oleh seseorang untuk mempelajari simbol abstrak sebelum dapat mengerti flowchart. Gambar-gambar ini mengurangi kemungkinan salah pengertian tentang sistem, hal ini disebabkan oleh ketidak-mengertian tentang simbol-simbol yang digunakan. Gambar-gambar juga memudahkan pengamat untuk mengerti segala sesuatu yang dimaksudkan oleh analis, sehingga hasilnya lebih menyenangkan dan tanpa ada salah pengertian.

  1. 4. FLOWCHART PROGRAM

Flowchart Program dihasilkan dari Flowchart Sistem. Flowchart Program merupakan keterangan yang lebih rinci tentang bagaimana setiap langkah program atau prosedur sesungguhnya dilaksanakan. Flowchart ini menunjukkan setiap langkah program atau prosedur dalam urutan yang tepat saat terjadi. Programmer menggunakan flowchart program untuk menggambarkan

urutan instruksi dari program komputer. Analis Sistem menggunakan flowchart program untuk menggambarkan urutan tugas-tugas pekerjaan dalam suatu prosedur atau operasi. Suatu contoh flowchart program dapat dilihat pada gambar berikut ini :

  1. 5. FLOWCHART PROSES

Flowchart Proses merupakan teknik penggambaran rekayasa industrial yang memecah dan menganalisis langkah-langkah selanjutnya dalam suatu prosedur atau sistem. Flowchart Proses memiliki lima simbol khusus

Flowchart Proses digunakan oleh perekayasa industrial dalam mempelajari dan mengembangkan proses-proses manufacturing. Dalam analisis sistem, flowchart ini digunakan secara efektif untuk menelusuri alur suatu laporan atau form.

Gambar 5. Contoh Flowchart Proses

2.2. Simbol Flowchart

Simbol-simbol flowchart yang biasanya dipakai adalah simbol-simbol flowchart standar yang dikeluarkan oleh ANSI dan ISO. Adapun simbol-simbol tersebut adalah :

Gambar 6. Simbol – symbol pada Flowchart

2.3 Pseudocode

Pseudocode à bentuk algoritma dengan menggunakan instruksi-instruksi bahasa yang dimengerti pembuatnya.

Pseudocode maupun flowchart digunakan untuk menunjukan pemrosesan secara detail yang berada didalam suatu Modul program.

Contoh :

  1. Untuk menghitung Luas segitiga :
  2. Masukkan Nilai Alas
  3. Masukkan Nilai Tinggi
  4. Hitung Luas =(Alas*Tinggi)/2
  5. Cetak Luas

Dengan diagram alur atau flowchart :

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Flowchart menolong analis dan programmer untuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian. Flowchart biasanya mempermudah penyelesaian suatu masalah khususnya masalah yang perlu dipelajari dan dievaluasi lebih lanjut.

Adapun tahap – tahap dalam pembuatan flowchart adalah sebagai berikut

1. Flowchart digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.

2. Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya.

3. Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas.

4. Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata kerja, misalkan MENGHITUNG LUAS PERSEGI PANJANG

5. Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.

6. Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harus ditelusuri dengan hati-hati. Percabangan-percabangan yang memotong aktivitas yang sedang digambarkan tidak perlu digambarkan pada flowchart yang sama. Simbol konektor harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan dengan sistem.

7. Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.

Pada saat sekarang ini ada beberapa macam flowchart, diantaranya adalah

  1. Flowchart Sistem (System Flowchart)
  2. Flowchart Paperwork / Flowchart Dokumen (Document Flowchart)
  3. Flowchart Skematik (Schematic Flowchart)
  4. Flowchart Program (Program Flowchart)
  5. Flowchart Proses (Process Flowchart)

Tidak ada komentar: